Ginseng Merah Ginseng Biasa VS Ginseng Dimurnikan

Tabel berikut mengurai perbandingan antara ginseng biasa yang banyak dijual secara umum baik itu ginseng merah atau ginseng putih dengan tanaman ginseng asli asal Korea yang dimurnikan tanpa penambahan bahan rempah dengan tujuan mendapatkan ekstrak murni tetap mempertahankan originalitasnya. Catatan ini dikutip dari katalog resmi perusahaan Dragon Ginseng Enterprise Sdn. Bhd sebagai produsen Dragon Ginseng yang telah terdaftar secara resmi di institusi yang layak mengujinya di kawasan regional, termasuk Badan POM Indonesia.

Ginseng Biasa VS Dragon Ginseng

Hal Hal Penting Ginseng Biasa di Pasaran Ginseng Dimurnikan
Sumber Bahan Dari seluruh dunia China bagian Timur Utara (Kawasan Otonomi Korea Utara)
Pembudidayaan Dipanen antara 1 - 6 tahun Dipanen setelah berumur 6 (enam) tahun atau lebih
Jenis produk Ginseng merah, Ginseng putih Warna alami kuning kecoklat coklatan
Cara pembuatan Kulit, kepala dan bulu ginseng dibuang Sebelum diproses, ginseng dicuci bersih, kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari. Diolah dan digiling menggunakan alat khusus agar menjadi bubuk dan 4 kali lebih kental (concentrated)
Bahan bahan Menambahkan zat pewarna dan rempah rempah Murni tanpa bahan tambahan
Suhu Diolah dengan suhu tinggi, dibawah suhu 128°C Diproses dibawah suhu rendah 28°C
Sifat Mengandung makanan bergizi dengan heatinnes Mempertahankan rasa asli sebagai sumber nutrisi yang kaya dengan gizi. Mengeluarkan toxin dalam tubuh, pendinginan dan pemanasan yang seimbang.
Perbedaan baik dan buruk Unsur unsur alami dihancurkan, tidak cocok untuk semua jenis (kualitas) tubuh Mempertahankan originalitas ginseng, cocok untuk semua jenis kualitas tubuh manusia
Penentuan harga Variatif Pantas dan Wajar
Bahan bahan khusus Tidak stabil Dengan germanium organik, asam amino, polysaccharide, serat dan lain lain.
Pemakaian Merepotkan Campur dan minum dengan air hangat, bagi bayi dapat dicampur dengan susu atau dihidangkan dengan ikan maupun daging.

Comments are closed.

Scroll to Top